
Go From Zero to Hero #02: Membuat Program Pertama Hello World dan Memahami Struktur Kode Go
- Daffa Fadhil
- Golang , Code
- 17 Mei 2026
Table of Contents
Halo Go Developers! Selamat datang kembali di seri Go From Zero to Hero.
Di artikel pertama sebelumnya, kita sudah berhasil melewati gerbang awal, yaitu melakukan instalasi Go di komputer masing-masing. Gimana, sudah siap untuk melangkah lebih jauh? Kalau komputer kamu sudah siap tempur, sekarang saatnya kita mulai mengotori tangan dengan mengetik kode yang sebenarnya!
Dalam dunia programming, ada sebuah tradisi sakral yang tidak boleh dilewatkan setiap kali kita belajar bahasa baru: membuat program “Hello World”. Program sederhana ini bukan cuma sekadar ritual seru-seruan, tapi merupakan pembuktian bahwa lingkungan coding kita sudah siap dan bekerja dengan sempurna.
Tapi, kita tidak akan cuma sekadar copy-paste kode lalu selesai begitu saja. Di artikel kedua ini, kita akan membedah anatomi dari kode yang kita tulis. Kamu akan belajar memahami apa itu package, kenapa ada fungsi main, dan bagaimana cara Go membaca perintah yang kita berikan.
Yuk, buka teks editor favorit kamu (seperti VS Code), siapkan segelas kopi atau teh, dan mari kita buat program pertama kita di Go!
Membuat Program Pertama Hello World
Sebelum kita menulis kode program yang pertama kita lakukan adalah membuat wadah untuk menyimpan kode go bisa di sebut juga file program, file program GO di akhiri dengan .go contohnya namafile.go
Langkah 1: Membuat file program go
Buka folder yang kita buat di artikel sebelumnya menggunakan VS code klik Open Folder lalu buat file di dalam nya terserah kamu mau beri nama apa yang penting di akhiri .go
Langkah 2: Tulis kode di dalam file program go
Kita mulai dulu dengan kode simpel melakukan tradisi sakrall membuat tampilan Hello World, langsung copy-paste saja nggk pakek lama atau bisa kamu ketik secara manual
package main
import "fmt"
func main() {
fmt.Println("Hello World")
}
Langkah 3: Jalankan Kode
jika sudah ketik perintah go run nama file untuk menjalankan kode yang kita buat.
go run program_pertama.go
#sesuaikan program_pertama.go dengan file yang kamu buat
nantinya tampilannya akan seperti ini:

Selamatt… jika kamu sudah sampai sini artinya kamu sudah menyelesaikan tradisi sakral membuat tampilan Hello World nihh. selanjutnya kita akan bedah struktur kode tersebuat.
Memahami Struktur Kode Go
Gimana? Keren, kan? Tulisan “Hello, World!” sudah berhasil muncul di terminal kamu.
Tapi, sebagai calon Hero, kita tidak boleh cuma jadi tukang copy-paste yang asal kodenya jalan. Kita harus tahu apa yang sebenarnya terjadi di balik layar. Yuk, kita bedah baris demi baris kode yang baru saja kamu ketik tadi!
package main
Bayangkan package (paket) itu seperti kotak kardus atau folder pengelompokan. Di dalam Go, setiap file kode wajib berada di dalam sebuah paket agar kodenya rapi dan tidak saling bertabrakan.
Nah, kenapa kita menulis package main? Di bahasa Go, nama main adalah nama paket yang sangat spesial. Nama ini memberi tahu compiler (alat yang menerjemahkan kode kita ke bahasa mesin) bahwa file ini bukanlah sebuah perpustakaan kode biasa, melainkan sebuah program utama yang bisa langsung dijalankan/dieksekusi oleh komputer. Jika kamu menggantinya dengan nama lain, Go tidak akan mau menjalankan programmu sebagai aplikasi mandiri.
import "fmt"
Kata kunci import digunakan untuk memasukkan atau “meminjam” fitur dari paket lain yang sudah disediakan oleh Go maupun buatan orang lain. Kita tidak perlu membuat semua fitur dari nol, cukup gunakan yang sudah ada!
Di sini, kita meng-import paket bernama “fmt” (dibaca: fump atau format). Secara sederhana, fmt adalah paket bawaan Go yang berisi kumpulan alat untuk mengurusi input dan output teks. Jadi, setiap kali kamu ingin menampilkan tulisan ke layar atau membaca ketikan dari keyboard, paket fmt inilah yang akan kita panggil.
func main()
Kata kunci func adalah singkatan dari function (fungsi), yaitu sebuah blok kode yang dibungkus untuk melakukan tugas tertentu.
Sama seperti paket main, fungsi bernama main() ini juga punya peran yang sangat sakral. Ini adalah pintu masuk utama (entry point) dari program kamu. Ketika komputer menjalankan aplikasi Go, hal pertama yang dicari dan dieksekusi adalah semua kode yang berada di dalam kurung kurawal { … } milik func main(). Kode di luar fungsi ini tidak akan berjalan secara otomatis saat program dimulai.
fmt.Println("Hello, World!")
Ini dia baris eksekusi kita! Kalimat ini dibaca: “Tolong ambil alat bernama Println yang ada di dalam paket fmt, lalu suruh dia mencetak teks ‘Hello, World!’.”
Huruf P pada Println ditulis dengan huruf kapital karena itu adalah aturan di Go agar fungsinya bisa digunakan di luar paketnya sendiri (istilahnya exported). Sedangkan akhiran ln artinya line (baris baru). Jadi, setelah mencetak tulisan di dalam tanda petik, fungsi ini akan otomatis memindahkan kursor ke baris baru di bawahnya, mirip seperti kamu menekan tombol Enter di keyboard.
Rangkuman Singkat: Program Go kita dimulai dari package main yang menandakan ini program utama, meminjam alat ketik dari import “fmt”, lalu komputer masuk lewat pintu func main() dan langsung melaksanakan perintah cetak layar lewat fmt.Println. Sederhana sekali, bukan?
Penutup
Selamat, Kamu Resmi Menjadi Go Developer! 🎉 Membuat program Hello World mungkin terlihat sederhana, tapi ini adalah langkah pertama yang sangat krusial. Kamu tidak hanya berhasil menjalankan kodenya, tapi sekarang kamu juga sudah paham anatomi dasar dan cara kerja bahasa Go—mulai dari apa itu package main hingga bagaimana fmt.Println bekerja di balik layar. Give yourself a pat on the back! Mulai hari ini, kamu sudah resmi memulai perjalananmu sebagai seorang Go Developer.
Next Level: Bocoran untuk Artikel #03 🚀 Sebuah program tidak akan seru kalau cuma bisa menampilkan teks statis yang itu-itu saja, bukan? Program yang hebat harus bisa menyimpan informasi, menghitung, dan mengolah data.
Oleh karena itu, di artikel Go From Zero to Hero #03 berikutnya, kita akan membahas materi yang tidak kalah seru, yaitu Memahami Variabel dan Tipe Data di Go. Kita akan belajar bagaimana cara membuat “wadah penyimpanan” di dalam memori komputer dan mengenal jenis-jenis data yang bisa diolah oleh Go.